Logo BAWASLU KALTIM

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM
KALIMANTAN TIMUR

Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Kita Tegakkan Keadilan Pemilu

Sekilas Info
  • Pengumuman perbaikan dokumen syarat pasangan calon di website KPU: 20-26 Januari 2018
  • Penetapan pasangan calon: 12 Februari 2018
  • Pengundian nomor urut: 13 Februari 2018

Bawaslu Hanya Siapkan Satu Pengawas untuk Kegiatan GCS di Kelurahan


TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kaltim, hanya menurunkan satu pengawas yang akan memantau dan mengkroscek kegiatan Gerakan Coklit Serentak (GCS).

Gerakan Coklit (Pencocokan dan Penelitian) adalah kegiatan yang merupakan tahapan KPU untuk mendata pemilih jelang persiapan Pilgub Kaltim 2018.

‎Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim, Galeh Akbar Tanjung menjelaskan, untuk kegiatan GCS, Bawaslu akan memantau kegiatan dan mengecek langsung ke rumah warga

"Kegiatan itu untuk mendata pemilih sebelum dijadikan data ‎pemilih sementara. Bawaslu akan mengecek setiap rumah warga yang sudah di coklit," kata Galeh, yang juga pengurus DPW Anshor Kaltim, ditemui di ruang kerjanya di Jalan MT Haryono, Samarinda, Jumat (19/1/2018) sore.

Untuk pengecekan kegiatan coklit, lanjut dia, Bawaslu hanya menugaskan satu anggota panitia pengawas pemilu tingkat kelurahan.

"Satu petugas PPL itu untuk stau kelurahan," ucapnya.

Tugasnya, kata dia, setiap PPL akan mendatangi rumah-rumah warga yang telah di coklit dan diverifikasi oleh tim PPDP (Petugas Pemuktahiran Data Pemilih).

"Kita cek ke rumah-rumah warga. Kalau rumah yan sudah dicoklit, itu akaan diberi stiker. Itu akan kita cek. Apakah benar sudah dicoklit. Nanti kita minta diperlihatkan formulir yang sudah dicoklit," jelasnya. (*)

Sumber : Tribunkaltim.co