Logo BAWASLU KALTIM

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM
KALIMANTAN TIMUR

Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Kita Tegakkan Keadilan Pemilu

Sekilas Info

Bawaslu Kaltim Awali Dana Kampanye Paslon, Kontrak Artis pun Minta Dilaporkan


TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Persoalan sumbangan dari perseorangan dan juga badan hukum (perusahaan) dalam proses kampanye pasangan calon (paslon) ikut dikomentari Ketua Bawaslu Kaltim Saiful Bahtiar, Rabu (31/1).

"Kami akan pastikan bahwa penyampaian dan pemberian sudah sesuai ketentuan. Aanti ada surat edaran dari KPU untuk juknisnya. Kami juga akan pastikan sumber anggaran tersebut, termasuk besaran dan penggunaannya," ucapnya.

Untuk sumbangan kampanye sesuai aturan memangkah harus dilakukan melalui transparansi yang baik.

"Kalau sesuai aturan, itu wajib transparan. Karena besaran anggaran kampanye yang dilaporkan harus korelasi dengan penggunaanya. Misalnya di laporan Rp 10 juta, tetapi saat kampanye menghadirkan artis-artis dan meriah.

Proses transparansi dana kampanye ini akan diaudit akuntan publik yang ditetapkan KPU. Bawaslu dalam hal ini juga akan ikut menganalisa dana penggunaan kampanye tersebut.

"Kalau nanti kami temukan keganjilan, antara pelaporan dan penggunaan, maka kami akan minta klarifikasi dari tim kampanye terkait. Tetapi, selama itu rasional dan tak ada keganjilan, ya kami tak ada masalah," kata Saiful.

Setelah penetapan paslon, usai 12 Februari, juga akan ada total penggunaan kampanye oleh KPU bersama tim tekait, termasuk Bawaslu dan juga timses paslon.

"Itu nanti ada setelah penetapan, terkait berapa total besaran maksimal penggunaan dana kampanye. Jika sudah ada batasannya, maka paslon dan timses tidak bisa melewati batas tersebut. Jika tidak, maka dana akan dikembalikan ke kas negara," ucapnya.

Hal lain yang juga diperhatikan adalah bentuk pelaporan dari penggunaan dana kampanye tersebut. Sumbangan melalui rekening khusus.

Kalau nanti pelaporan transparan, misalnya saja undang artis, maka juga ikut dilaporkan kontrak jika mendatangkan artis. Itu kalau mau transparan.

http://kaltim.tribunnews.com/2018/01/31/bawaslu-kaltim-awali-dana-kampanye-paslon-kontrak-artis-pun-minta-dilaporkan