Logo BAWASLU KALTIM

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM
KALIMANTAN TIMUR

Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Kita Tegakkan Keadilan Pemilu

Sekilas Info

Pementaan Pengawasan Calon Legislatif Mantan Birokrat dan Keluarga Birokrat (1)


Anggota Bawaslu Kaltim Galeh Akbar Tanjung saat pengawasan di kantor KPU Kaltim di Samarinda beberapa hari lalu.

KETIKA seluruh konsentrasi publik terserap pada persaingan dua pasangan calon presiden-wakil presiden, pengawas pemilu tak boleh abai dalam pengawasan calon legislatif. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Timur memetakan calon legislatif mantan birokrat dan keluarga birokrat pada Pemilu 2019.

Pemetaan dalam pengawasan pemilu 2019 di Kaltim ini bukan tanpa alasan. Anggota Bawaslu Kaltim Galeh Akbar Tanjung mengungkapkan pemetaan ini disebabkan rawannya pelanggaran yang dilakukan oleh mantan birokrat atau keluarga birokrat. “Pelibatan aparatur sipil negara (ASN) atau kepala daerah berpotensi dalam penyalahhunaan kekuasaan dengan kampanye berkedok program pemerintah,” ujar Galeh, Senin (4/2) di Samarinda.

Berikut satu dari tiga indikator yang menjadi titik fokus pengawasan:

Caleg yang berlatarbelakang mantan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota atau Wakil Walikota.

  1. Dr. Awang Faroek Ishak, MM, mantan Gubernur Kaltim (2008-2013 & 2013-2018) sebagai calon anggota DPR dari Partai NasDem Dapil Kaltim;
  2. Farid Wadjdy, M.Pd, mantan Wakil Gubernur Kaltim (2008-2013) sebagai calon anggota DPR dari PPP Dapil Kaltim;
  3. Ismail Thomas, SH., M.Si, mantan Bupati Kutai Barat (2006-2011 & 2011-2016) sebagai calon anggota DPR dari PDIP Dapil Kaltim;
  4. Adi Darma, M.Si, mantan Walikota Bontang (2011-2016) sebagai calon anggota DPR dari Partai Golkar Dapil Kaltim;
  5. Ihwan Datu Adam, SE, mantan Wakil Bupati PPU (2003-2007) dan Plt Bupati PPU (2007) sebagai calon anggota DPR dari Partai Demokrat Dapil Kaltim;
  6. H. Mahyudin, ST., MM, mantan Bupati Kutai Timur (2003-2006) sebagai calon anggota DPD dari perseorangan Dapil Kaltim;
  7. Heru Bambang, SE mantan Wakil Walikota Balikpapan (2011-2016) calon anggota DPRD Provinsi Kaltim dari PDIP; Dapil Balikpapan;
  8. Andi Harahap, S.Sos. mantan Bupati Penajam Paser Utara (2008-2013) calon anggota DPRD Provinsi Kaltim dari Partai Golkar; Dapil Paser dan PPU;
  9. M.Ghufron Yusuf, SH, MM. mantan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (2010-2015) calon anggota DPRD Provinsi Kaltim dari Partai Golkar; Dapil Kutai Kartanegara;
  10. H. Makmur HAPK, MM., mantan Bupati Berau (2005-1010 & 2010-2015) calon anggota DPRD Provinsi Kaltim dari Partai Golkar; Dapil Berau, Kutim dan Bontang;
  11. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si., mantan Bupati Kutai Timur (2015-2016) calon anggota DPRD Provinsi Kaltim dari PKS; Dapil Berau, Kutim dan Bontang
  12. H. Mustaqim MZ, MM, mantan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (2013-2018) calon anggota DPRD Kab. PPU dari Partai Gerindra, Dapil Babulu dan Waru;
  13. Didik Efendi, S.Sos., M.Si, mantan Wakil Bupati Kutai Barat (2006-2011 & 2011-2016), calon anggota DPRD Kab. Kutai Barat dari PKB, Dapil Mook Manaar Bulatn, Melak, Kekolaq Darat, Muara Pahu & Penyinggahan;
  14. Ahmad Rifai, ST., MM, mantan Wakil Bupati Berau (2005-1010 & 2010-2015), calon anggota DPRD Kab. Berau dari PPP, Dapil Sambaliung, Kelay dan Tabala;

 Bersambung ...

Penulis : Abdal Muizzi