Logo BAWASLU KALTIM

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM
KALIMANTAN TIMUR

Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Kita Tegakkan Keadilan Pemilu

Sekilas Info

Semakin Dekat Kampanye Rapat Umum, Pengawasan Ditingkatkan


Pembukaan Rapat Teknis Persiapan Pengawasan Kampanye Rapat Umum Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019, 8 - 10 Februari 2019 di Jakarta 

JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Timur mengikuti Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Persiapan Pengawasan Kampanye Rapat Umum Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019, 8 - 10 Februari 2019 di Jakarta. “Kampanye rapat umum akan dilaksanakan oleh peserta pemilu berlaku 21 hari sebelum masa tenang. Tepatnya sejak tanggal 24 Maret sampai 13 April 2019. Pada masa 21 hari itu akan sangat tinggi eskalasi yang berarti potensi pelanggaran akan sangat tinggi pula. Sehingga pengawasan akan ditingkatkan,” Kata Anggota Bawaslu Kaltim Ebin Marwi, Sabtu (9/2) di Jakarta.

“Misalnya, ada larangan dimana petugas dan peserta kampanye rapat umum dilarang membawa atribut peserta pemilu lain yang berkampanye pada saat itu. Kita menemui bahwa ada beberapa entitas yang ternyata berbeda dengan dukungan resmi partai. Nah, membawa simbol yang tidak mengusung dan mendukung calon tertentu. Fenomena ini harus diantisipasi. Psikologi massa akan berbeda saat bergerombol,” kata Ebin.   

Semakin mendekati tahapan pungut hitung suara, lanjut Ebin, peserta kampanye juga akan mengintensifkan kempanye. Bisa jadi, ada beberapa oknum calon legislatif yang ‘intensif’ melakukan politik uang. “Memberikan atau menjanjikan uang atau materi lainnya pada masa kampanye adalah delik politik uang. Jika putusan inkrakh, caleg yang terbukti politik uang akan dicoret dari daftar calon tetap,” ujar Koordinator Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kaltim.   

Penulis : Abdal Muizzi

Foto : Nurhayati