Logo BAWASLU KALTIM

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM
KALIMANTAN TIMUR

Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Kita Tegakkan Keadilan Pemilu

Sekilas Info
  • Pengumuman perbaikan dokumen syarat pasangan calon di website KPU: 20-26 Januari 2018
  • Penetapan pasangan calon: 12 Februari 2018
  • Pengundian nomor urut: 13 Februari 2018

Setelah KPU Kaltim Tetapkan Paslon, Baliho Harus Diturunkan


TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kaltim, Saipul mengimbau agar para kandidat pasangan calon (paslon) setelah ditetapkan sebagai calon gubernur dan wakil gubenur Kaltim menurunkan semua baliho dan atribut bergambar paslon.

Hanya saja untuk saat ini, masih belum bisa dilakukan penurunan atau pencopotan baliho atau atribut paslon, sebelum KPU menetapkan empat paslon dinyatakan lolos.

"Tunggu sampai ada penetapan dari KPU terhadap empat kandidat. Setelah ditetapkan, tiga hari setelah itu masuk masa kampanye," tutur Saipul, kepada Tribun, Kamis (11/1/2018) malam.

Jika sudah ditetapkan KPU sebagai paslon resmi, para kandidat tidak mau menurunkan balihonya, Bawaslu Kaltim akan menyurati Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol‎ PP).

"Jadi kandidat harus menurunkan balihonya masing-masing. Kalau tidak diturunkan, kita minta Satpol PP yang turunkan," katanya.

Anggota Komisioner Bawaslu KPK, Galeh Akbar Tanjung, menambahkan, untuk sementara penertiban baliho cagub dan cawagub sebelum ditetapkan KPU, masih jadi kewenangan Satpol PP Kabupaten/Kota.

Menurut dia, penertiban baliho yang kini digunakan para paslon, tidak menutup kemungkinan digunakan oleh KPU untuk alat peraga kampanye.

"Tunggu setelah ditetapkan pasangan calonnya," tambah Galeh. 

sumber : tribunkaltim.co samarinda