Ketua Bawaslu Kaltim “Generasi Muda Memegang Peran Strategis dalam Merawat Demokrasi”
|
Kutai Timur – Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur, Hari Dermanto membuka program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Kutai Timur, Selasa (16/6/2026).
Dalam arahannya, Hari Dermanto menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan demokrasi melalui partisipasi aktif dalam pengawasan Pemilu.
Hari Dermanto mengapresiasi antusiasme para peserta yang mengikuti kegiatan P2P. Menurutnya, keterlibatan generasi muda, termasuk tingginya partisipasi perempuan dalam kegiatan tersebut, menjadi modal penting untuk membangun budaya demokrasi yang sehat dan berintegritas.
Ia menjelaskan bahwa demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai penyelenggaraan Pemilu semata, melainkan juga bagaimana kekuasaan yang lahir dari proses demokrasi dijalankan sesuai dengan prinsip-prinsip konstitusi dan supremasi hukum.
"Demokrasi harus berjalan beriringan dengan hukum. Demokrasi tanpa hukum yang kuat berpotensi melahirkan penyalahgunaan kekuasaan, sedangkan hukum tanpa demokrasi dapat menjadi alat legitimasi kekuasaan yang otoriter," ujar Hari.
Lebih lanjut, Hari dermanto menyampaikan bahwa program P2P merupakan upaya Bawaslu untuk membangun kesadaran demokrasi di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui pendidikan pengawas partisipatif, peserta diharapkan memahami nilai-nilai demokrasi, hukum kepemiluan, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal setiap tahapan Pemilu.
Menurutnya, kader P2P tidak semata dipersiapkan menjadi bagian dari Bawaslu, tetapi juga diharapkan membawa nilai-nilai demokrasi dalam setiap profesi yang akan dijalani di masa depan, baik sebagai Aparatur Sipil Negara, penyelenggara Pemilu, peserta Pemilu, maupun pemimpin di berbagai sektor.
"Apapun peran yang kelak diemban, kami berharap para peserta tetap menjunjung tinggi integritas, keadilan, dan semangat menjaga demokrasi. Demokrasi harus menjadi ruang yang memberikan kesempatan yang sama bagi setiap warga negara untuk berpartisipasi dan mengabdi kepada bangsa," tegas Hari.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan demokrasi merupakan proses yang harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan politik dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, Bawaslu terus mendorong pelaksanaan program P2P sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi penerus yang memiliki pemahaman kepemiluan sekaligus kepedulian terhadap pengawasan partisipatif.
Mengakhiri arahannya, Ketua Bawaslu Kaltim mengapresiasi seluruh peserta yang tetap meluangkan waktu mengikuti kegiatan meskipun bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam. Ia berharap semangat yang dibangun melalui P2P dapat melahirkan kader-kader pengawas partisipatif yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan Pemilu yang demokratis, berintegritas, dan bermartabat.
Usai memberikan arahan melalui zoom meeting, Ketua Bawaslu Kalimantan Timur secara resmi membuka kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif di Bawaslu Kutai Timur.
Foto: Ketua Bawaslu Kalimantan Timur, Hari Dermanto, membuka kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Kutai Timur, Selasa (16/6/2026).
Penulis: M. Ikhwan Suwarno
Editor: Andri Wahyudi
Sumber Foto: Humas Bawaslu Kaltim/Tangkapan Layar Zoom Meeting