Lompat ke isi utama

Berita

Acara Puncak, Bawaslu Kaltim Umumkan Juara Lomba Debat Tingkat Perguruan Tinggi Se-Kaltim

Acara Puncak, Bawaslu Kaltim Umumkan Juara Lomba Debat Tingkat Perguruan Tinggi Se-Kaltim

SAMARINDA, Bawaslu Kaltim - Kompetisi Debat Mahasiswa Perguruan Tinggi se Kalimantan Timur telah melalui proses kompetisi mulai dari 38 regu dari 18 Universitas Se-Kaltim kemudian  diseleksi 16 delegasi kemudian diseleksi menjadi 8 delegasi kemudian bertarung memperebutkan 3 besar. Samarinda Selasa,(14/03/2023).

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kaltim Hari Dermanto menyampaikan bahwa panitia mengalami kesulitan karena kualifikasi atau kualitas yang disajikan untuk menjadi bagian dari debat mahasiswa yang diselenggarakan Bawaslu yang sangat kompetitif.

"Perdebatan di 16 besar yang terjadi sejak kemarin memberi harapan bahwa republik ini akan hidup lebih panjang dari perkiraan banyak orang karena ada generasi-generasi muda yang menancapkan pikiran dan keyakinannya tentang hukum bahwa hukum di Indonesia itu masih bisa kita percaya sebagai instrumen untuk menegakkan republik," kata Hari Dermanto.

Bawaslu berharap upaya menghidupkan gagasan demokrasi gagasan pemilu yang baik lewat perdebatan-perdebatan akademik itu terus bisa kita tumbuhkan.

Semakin banyak proses literasi Pemilu melalui sarana-sarana perdebatan akan menumbuhkan kualitas Pemilu, Bawaslu percaya literasi yang baik tentang pemilu literasi yang baik tentang kewarganegaraan literasi yang baik tentang politik dan hukum itu akan interferensi cara kita berperilaku dalam menyelenggarakan pemilu baik sebagai penyelenggara baik bagi kontestan ataupun sebagai warga negara memberikan suaranya pada saat pemilihan umum.

Bawaslu sangat terkesan dengan 4 grand finalis dari kampus di Samarinda, tukar pikir pikiran dalam proses berdebat adalah hal yang baik sehingga dapat menumbuhkan kesadaran kita memajukan kualitas kita baik secara personal dan berimplikasi kepada hal yang lebih besar di luar dari diri kita.

"Pertahankan terus, perdebatan itu bukan melulu berseberangan berpikir, tapi saling menumbuhkan dalam gagasan itu hal yang menarik yang dapat kita ambil dari perdebatan ini diharapkan yang juara tidak berhenti belajar dan tidak berhenti berproses karena ini bukan ujung dari proses pembelajaran karena ilmu yang kita dapat dari kampus akan diuji coba di masyarakat Mari kita majukan penyelenggaraan pemilu dan kualitas pemilu di Kalimantan Timur," harapnya.

Pada acara puncak diumumkan dan dibagikan hadiah berupa piala, hadiah beserta uang pembinaan kepada masing-masing juara pada kompetisi debat.

Juara pertama jatuh pada Universitas Mulawarman Fakultas Hukum terdiri dari Izza Fauzia Ashoka, Erich Extrada Neuflapu, Imelda Palimbunga. Juara kedua jatuh kepada UWGM Samarinda yang terdiri dari Siska Prasetia AR, Teofilus Fernando, Tika Asmaul Husna Wati Usman. Juara ketiga jatuh kepada Universitas Mulawarman Fakultas Ekonomi Bisnis terdiri dari Hamdan Ferdi Maulana, Eni Anggraini, Toni Andreas Susanto. Juara Harapan jatuh kepada Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda yakni Rika Noviliasari, Khabibi Samsul Ma'arif dan Devi Oktaviany.

 

Penulis : Ratna Dewi

Dokumentasi : Ridho Wirawan

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle