Ajak Pemuda untuk Melek Isu Sara dan Hoax menghadapi Pesta Demokrasi 2024, Bawaslu MoU bersama Duta Damai Regional Kaltim
|
Samarinda, Bawaslu Kaltim – Anggota Bawaslu Kaltim membuka acara Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Duta Damai Regional Kalimantan Timur sekaligus Talkshow “Menakar Peran Strategis Pemuda Dalam Mengantisipasi Isu Sara dan Hoax dalam menyamput Pesta Demokrasi 2024” di Kantor Bawaslu, Rabu (04/10/2023)
Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kaltim Daini Rahmat, Tumenggung Udayana Anggota Bawaslu Kota Samarinda, Andi Muhammad Akbar Ketua GMNI Kaltim dan Yoseph Anggota Panwascam serta dihadiri oleh beberapa Organisasi Mahasiswa dan Mahasiswa PKL.

Mengutip dari tulisan salah satu Pemuda Duta Damai Regional Kaltim "Peran Pemuda sangat penting bagi perkembangan bangsa indonesia terutama demokrasi. Kurangnya literasi membuat penyebaran berita hoaks dan sara marak terjadi pada akhir-akhir ini. Lebih lanjut, banyaknya berita di media sosial seperti facebook, Instagram dan Whatsapp menjadi sarana bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab dalam menyebarluaskan berita hoaks dan sara".
Dalam sambutannya, Anggota Bawaslu Daini Rahmat mengatakan bahwa Sekarang ini penyebaran berita sangat cepat, sehingga berita yang belum betul kebenarannya bisa langsung terpublish tanpa konfirimasi. itu yang menyebabkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap berita-berita sekarang ini. Padahal belum tentu berita yang muncul adalah semua berita hoaks dan mengandung sara. Makanya kita harus peduli dan melakukan antisipasi tentang penyebaran berita hoaks dan sara ini.
lebih lanjut menambahkan bahwa bagaimana cara kita sih sebagai generasi muda untuk mengurangi dan memberantas kasus hoaks dan sara ini bisa diawali dari diri kita sendiri serta orang-orang terdekat kita. lebih meningkatkan tingkat literasi dan memahami informasi terlebih dahulu hingga mencari sumber terpecaya untuk memastikan apakah berita itu benar atau salah sebelum membagikan ke pengguna medsos lainnya adalah bentuk upaya kita.
Harapannya kita dapat menggunakan medsos dengan baik dan benar. Ingatkan ke sesama pengguna medsos untuk tidak menyebarkan hoaks dan sara. Kita beri informasi berupa pengetahuan mengenai bahaya berita hoaks dan sara dengan memposting berita-berita positif seperti dampak dari hoaks, kerugian hoaks dan jenis-jenis hoaks. Harapannya dengan adanya MoU ini Pemuda kan melek informasi dan pengguna medsos aktif, mari sama-sama kita dukung gerakan pemuda anti hoaks dan sara di Kaltim ini, karna kalau bukan kita siapa lagi. Ujarnya
Penulis : Firanty Maulidani