Bawaslu Kaltim Ajak Mahasiswa Tingkatkan Penguatan Kelembagaan Dalam Rangka Menghadapi Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024
|
Samarinda, Bawaslu Kaltim - Bawaslu Kaltim menggelar Rapat Konsolidasi bersama Mahasiswa/i terkait Penguatan Kelembagaan dalam rangka menghadapi Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 yang dihadiri langsung oleh Hari Dermanto selaku Ketua Bawaslu Kaltim, beserta perwakilan dari Bawaslu Kota Balikpapan, Mahasiswa/i Unmul dan Uinsi Samarinda. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Rapat Bawaslu Kaltim, pada Kamis (03/11/2023).
Hari Dermanto mengajak para Mahasiswa/i Unmul dan Uinsi Samarinda ikut berpartisipasi dalam kegiatan mengawasi Pemilu dan Pemilihan tahun 2024. Dari hal tersebut, Hari juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data, jumlah pemilih generasi milenial dan gen-Z mencapai di atas 50-60%. Artinya, generasi milenial dan gen-Z menjadi penentu arah sejarah kepemimpinan dilihat dari jumlahnya yang banyak.
Ketua Bawaslu Kaltim lebih lanjut menjelaskan bahwasanya momen Pemilu ini menjadi hal penting bagi generasi milenial dan gen-Z karena mereka adalah generasi yang memilih dengan kemurnian dan terdapat nilai idealisme yang luas. Generasi milenial dan gen-Z dalam Pemilu 2024 adalah generasi teladan dari generasi-generasi sebelumnya.
Dalam rapat tersebut, Hari menjawab pertanyaan dari salah satu mahasiswa terkait bagaimana persiapan Bawaslu dalam mengawasi Pemilu yang akan datang. Persiapan Bawaslu yang pertama dari sisi internal yaitu melakukan penguatan kelembagaan, terlaksananya perekrutan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kaltim, perekrutan Pengawas Kecamatan di 105 Kecamatan se-Kaltim dengan total Pengawas Kecamatan mencapai 315, merekrut 1308 Pengawas Kelurahan/Desa dan telah melakukan bimbingan teknis. Bawaslu juga melakukan proses interaksi dengan berbagai pihak, tercatat ada 240-an sosialisasi yang dilakukan di Kaltim dalam rangka mempersiapkan masyarakat memilih dan mengaktifkan kesadaran masyarakat untuk turut serta mengawasi Pemilu dan memastikan Pemilu berjalan dengan baik.
Di akhir rapat, salah satu mahasiswi Unmul berbagi pengalamannya yang pernah menjadi relawan Klinik Pemilu dan Pilkada yang diselenggarakan oleh kampus. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi money politic dan no golput. Dari kegiatan itu, dirinya mengajak para mahasiswa fakultas maupun universitas lain untuk membuat Klinik Pilkada dan Pemilu sebagai bentuk aksi nyata kepada masyarakat.
Penulis : Intan Suci Maulidiyah