Bawaslu Kaltim Perketat Media Sosial Antisipasi Hoaks Kampanye Jelang Pemilu 2024
|
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Timur, kini tengah mempersiapkan strategi untuk memperketat dalam mengawasi jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.
Anggota Bawaslu Provinsi Kaltim Muhammad Ramli mengatakan, pihaknya juga sudah membangun bekerja sama dengan pengelola atau admin media-media sosial untuk perketatan pengawasan mengantisipasi hoaks di pemilu. Termasuk kampanye terselubung yang dilakukan.
"Bawaslu sudah bangun kerja sama (dengan pengelola) medsos, semua yang dianggap melanggar (kampanye) akan disampaikan ke admin untuk di takedown," terangnya, Rabu (16/3/2022).
Selain itu dari pengalaman pemilu sebelumnya, pihak Bawaslu Kaltim juga akan bekerja sama dengan pihak unsur Polri, yaitu Cyber Crime untuk penanganan jika ada unsur pidana.
"Kita kerja sama dengan Cyber Crime Polri untuk penindakan apabila ada unsur pidana, Bawaslu akan menjadi pelapor disitu, kalau itu diluar pidana pemilu," tegasnya.
Namun jika masuk pada pelanggaran pemilu, Bawaslu akan menindak melalui Tim Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu).
Strategi ini, kata Ramli, juga sudah disampaikan Bawaslu RI kepada seluruh jajarannya.
Termasuk pada masa kampanye nantinya, ketika ada temuan pelanggaran pemilu di media sosial maka diselesaikan di Gakkumdu, pada intinya Bawaslu Kaltim akan melihat dulu masuk pada katergori pelanggaran mana untuk dilakukan proses.
"Jadi ada tiga strateginya, kerja sama dengan pengelola medsos untuk men-takedown jika melanggar, lalu bekerja sama dengan Tim Cyber Crime Polri untuk melakukan tindakan diluar pidana pemilu, terakhir kalau masuk kategori pidana pemilu meski di medsos apalagi masuk masa kampanye, akan dilaksanakan penyelesaian di Gakkumdu," pungkas Ramli. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Bawaslu Kaltim Perketat Media Sosial Antisipasi Hoaks Kampanye Jelang Pemilu 2024, https://kaltim.tribunnews.com/2022/03/16/bawaslu-kaltim-perketat-media-sosial-antisipasi-hoaks-kampanye-jelang-pemilu-2024.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi