Lompat ke isi utama

Berita

Di Era Keterbukaan Informasi, Bawaslu Ajak Mahasiswa Cerdas Dalam Memilih Pemimpin

Di Era Keterbukaan Informasi, Bawaslu Ajak Mahasiswa Cerdas Dalam Memilih Pemimpin

Samarinda, Bawaslu Kaltim - Peran masyarakat dalam pemilu 60% pemilih pada Pemilu 2024 dari pemuda generasi milenial dan generasi Z. Diyakini pemilih pada saat ini adalah pemilih yang sangat adaptif terhadap informasi yang berkembang. Hal tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Kaltim Galeh Akbar Tanjung saat sambutan pada kegiatan Seminar Pengawasan Pemilu Partisipatif dengan tema "Wujudkan Pesta Demokrasi Yang Kondusif Melalui Kesadaran Keamanan Digital Dan Filter Informasi Di Era Pemilu, bertempat di Ruang Aula Gedung E UMKT Samarinda, Senin, (29/01/2024).

Foto : 

Lebih lanjut, ada pergeseran penyampaian informasi pemilu atau kampanye kepada masyarakat, pada era reformasi masyarakat dimudahkan dalam memperoleh informasi, masyarakat tidak lagi mencari tetapi informasi tersebut hadir dan datang melalui platform media sosial.

"Dalam melakukan kerja-kerja besar pengawasan, Bawaslu Kaltim tidak bisa bekerja sendiri, untuk itu bawaslu menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika, sejumlah media ternama di kaltim serta masyarakat untuk melakukan pengawasan partisipasi terhadap tahapan pemilu," tambahnya.

Perlu diketahui, tahapan pemilu sangat panjang, bukan hanya kegiatan ceremonial untuk memilih pemimpin pada hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024, namun ada tahapan panjang pemilu yang berlangsung mulai pertengahan tahun 2022 hingga saat ini. Ada tahapan panjang peran masyarakat adalah bagaimana mengontrol bahwa pemilu ini milik masyarakat bukan milik penyelenggara pemilu juga bukan milik partai politik.

"Masyarakatlah yang memiliki kekuasaan penuh untuk menentukan arah kebijakan lima tahun yang akan datang, pendidikan, kesehatan, ekonomi. Perubahan kepemimpinan juga akan merubah kebijakan yang ada disetiap daerah ke arah yang lebih baik atau lebih buruk," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Galeh menekankan betapa pentingnya satu suara yang dimiliki masyarakat untuk menentukan nasib bangsa lima tahun yang akan datang. Untuk itu, Ia mengajak seluruh masyarakat untuk cerdas dalam memilih pemimpin dengan melihat visi misi dan track record para peserta pemilu sebelum menentukan pilihan.

Penulis : Ratna Dewi

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle