Lompat ke isi utama

Berita

Diskusi Keterbukaan Informasi Publik, Hari : Pentingnya Membangun Daya Kreatifitas Dalam Penyajian Informasi Publik

Diskusi Keterbukaan Informasi Publik, Hari : Pentingnya Membangun Daya Kreatifitas Dalam Penyajian Informasi Publik

Balikpapan - Bawaslu Kaltim, Pentingnya membangun daya kreatifitas dalam penyajian informasi publik ini sangat diperlukan bagi sebuah lembaga publik, hal ini dilakukan selain untuk meningkatkan kualitas informasi publik, juga merangsang keinginan masyarakat untuk mengetahui informasi kepemiluan yang saat ini sedang berlangsung.
Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur, Hari Dermanto dalam paparan nya sebagai narasumber pada kegiatan Diskusi Keterbukaan Informasi Publik POLDA Kaltim yang bertemakan Mewujudkan Transparansi Dalam Pelayanan Informasi Publik melalui SPIT dan MediaHub guna menghadapi Pemilu 2024 di Balikpapan, 9 Maret 2023. Hadir dalam diskusi ini Jajaran Polda Kalimantan Timur, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kaltim, serta dari Konsultan Media.

Lebih lanjut, Hari memberikan informasi tentang bagaimana pengelolaan informasi publik yang dijalankan di Bawaslu Kaltim, seperti publikasi Daftar Informasi Publik yang dipublikasikan secara berkala hingga pelayanan terhadap permintaan informasi publik oleh PPID Bawaslu Kaltim.

tambahnya, strategi keberhasilan informasi publik ini bisa menjangkau kepada masyarakat juga dipengaruhi oleh peran setiap orang yang ada di lembaga itu sendiri.

"Orang yang pertama untuk mengabarkan informasi itu adalah kita, kita semua adalah humas bagi lembaga ini, dan ketika ada produk kehumasan, kitalah orang yang pertama yang harus memberikan like dan membagikan pada semua pihak", paparnya.

Ia pun berharap dengan kekuatan jumlah seluruh personel yang dimiliki oleh Bawaslu Kaltim di semua tingkatan ini bisa memberikan pesan pesan kepada masyarakat tentang bagaimana pemilu itu dijalankan. Harapannya, bahwa pemilu ini bergerak dari yang dulunya  pemilu itu digerakan dengan sentimen, maka saat ini pemilu didorong dengan kekuatan argumen.

"Proses penguatan informasi publik mengubah cara pandang dalam proses berdemokrasi dari menggunakan sentimen sebagai bahan bakar menjadi argumen sebagai bahan bakar" tutupnya.

Foto : Agustinus Seto
Penulis : Akhmad Rifani

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle