Lompat ke isi utama

Berita

Galeh Ajak Ormas di Kaltim sebagai Penggerak Utama Menciptakan Pemilihan yang Kondusif!

Galeh Ajak Ormas di Kaltim sebagai Penggerak Utama Menciptakan Pemilihan yang Kondusif!

Samarinda, Bawaslu Kaltim - Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur hadiri Rapat Koordinasi Organisasi Masyarakat bersama Forum Pimpinan Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Pembinaan dan Pemberdayaan Organisasi Masyarakat untuk mendukung suksesnya Pemilihan Serentak Tahun 2024. Acara tersebut mengusung tema "Mewujudkan Kondusifitas Daerah Mendukung Sukses Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Kalimantan Timur." Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa (15/10/24) bertempat di Hotel Mercure, Samarinda. 

Pada kesempatan ini, Anggota Bawaslu Kaltim Galeh Akbar Tanjung menyampaikan beberapa isu krusial yang terjadi dalam pelaksanaan pemilihan serentak yakni mudah tersebarnya berita bohong/misinformasi yang tidak benar dan tidak akurat namun sering diberitakan kepada publik, membawa politisasi suku, agama dan ras, melakukan politik uang, pemanfaatan tempat ibadah untuk kampanye, penyalah gunaan kekuasaan atau jabatan hingga daftar pemilih yang tidak akurat dan mutakhir.

Selanjutnya, Galeh juga menekankan bahwa organisasi masyarakat (ormas) memiliki peran strategis guna menjaga situasi di daerah tetap kondusif selama masa Pilkada. Melalui pembinaan dan pemberdayaan ormas, diharapkan partisipasi mereka dalam pengawasan dan pelaksanaan pemilihan dapat meningkat.

Ormas bisa menjadi penggerak utama dalam menciptakan suasana aman, damai dan tertib selama proses Pemilihan berlangsung. Lebih lanjut, pentingnya sinergi antara Ormas, Pemerintah, KPU dan Bawaslu bisa bekerjasama dengan baik untuk bisa meminimalisir pelanggaran dan memperkuat pengawasan partisipatif. Ungkap Galeh 

“Keterlibatan ormas dalam mengawasi jalannya pemilihan dapat memberikan dampak positif bagi legitimasi dan keadilan proses demokrasi,”

Terakhir, Galeh juga menjelaskan mengenai hasil pemetaan kerawanan pemilihan yang dilakukan oleh Bawaslu. Dari hasil pemetaan tersebut, terdapat lima provinsi yang masuk dalam kategori rawan tinggi dalam penyelenggaraan Pemilihan Serentak Tahun 2024, dan Kalimantan Timur menempati posisi nomor dua dalam daftar provinsi dengan tingkat kerawanan tinggi.

“Faktor-faktor kerawanan Pemilihan yang menyebabkan Kaltim menjadi Provinsi nomor dua tertinggi yakni munculnya permasalahan sosial politik, pencalonan, kampanye dan pungut hitung.”

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan bahwa ormas di Kaltim dapat berperan aktif dan menjadi mitra yang solid dalam mensukseskan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Ujar Galeh Akbar Tanjung

Foto : Galeh Akbar Tanjung Menjadi Narasumber Pada Kegiatan Rakor Ormas Mendukung Suksesnya Pemilihan Serentak di Kaltim

Penulis : Firanty Maulidani

Sumber Foto : Bawaslu Kaltim

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle