Gelar Sosialisasi Kelembagaan, Danny Bunga Ingatkan Mahasiswa Untuk Tolak Politik Uang Jelang Pemilihan
|
Samarinda, Bawaslu Kaltim – Bawaslu Kaltim menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kelembagaan Dalam Rangka Pengawasan Partisipatif Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 bertempat di Universitas Mulawarman, pada Kamis (24/10/24). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kaltim Danny Bunga, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. H. Mohammad Bahzar, M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Daryono, M.Si, Ph.D selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama.
Danny Bunga sampaikan menjelang pemilihan kepala daerah di Kalimantan Timur, isu hoaks, politik uang, dan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) seringkali menjadi perhatian utama. Seperti isu hoaks berupa penyebaran informasi palsu dapat memengaruhi persepsi pemilih. Hoaks sering kali menyasar calon tertentu untuk merusak reputasi pasangan calon. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memverifikasi informasi yang diterima, terutama di media sosial. Ujarnya
Selanjutnya, Danny juga katakan dinamika politik menjelang pemilihan seringkali dipenuhi dengan strategi kampanye yang intens. Calon kepala daerah biasanya menggunakan berbagai cara untuk menarik perhatian pemilih, termasuk debat publik dan kampanye digital dan yang marak terjadi politik uang.
“Mahasiswa harus bisa menolak ketika ada yang menawarkan politik uang tersebut dan juga bisa mengambil langkah untuk bisa melaporkan kejadian tersebut ke Bawaslu.” Ujar Danny
Lebih lanjut, dengan dilakukannya edukasi berupa sosialiasi ini mengajak mahasiswa untuk melek terhadap politik yang sehat dan berpartisipasi dalam pengawasan pemilihan.
Terakhir, mahasiswa lebih aktif menggunakan media sosial bisa mencari berita yang akurat dan tidak memihak. Mereka juga harus aktif dalam mengedukasi publik tentang bahaya hoaks dan pentingnya toleransi antarumat beragama dan antarsuku kelingkungan sekitarnya. Harapannya, melalui kolaborasi antara instansi pendidikan, mahasiswa, dan media, diharapkan pemilihan kepala daerah di Kalimantan Timur dapat berlangsung secara damai dan demokratis dan menciptakan suasana pemilihan yang lebih bersih dan berintegritas.

Foto : Kegiatan Sosialisasi Kelembagaan Bersama Mahasiswa
Penulis : Firanty Maulidani
Sumber Foto : Bawaslu Kaltim