Persiapan Pengawasan Coklit Jelang Pilkada Bontang 2020, Ini Pesan Bawaslu Kaltim!
|
BAWASLU, KALTIM – Kordinator Divisi (Kordiv) Hukum, Humas, dan Datin Bawaslu Kaltim, Muhammad Ramli, melakukan supervisi Pengawasan Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan Persiapan Pengawasan Pencocokan dan Penelitian (coklit) daftar pemilih di Bawaslu Bontang, Jum’at (3/7/2020).
Peserta rapat diikuti Bawaslu Bontang dan Panwascam se Bontang.
“Kita ketahui bahwa proses penundaan pilkada di sebabkan oleh bencana non alam yaitu penyebaran covid 19. Pertanyaannya covid 19 sudah selesai atau belum sehingga pilkada hari ini di lanjutkan?” ujar Muhammad Ramli.
Ramli juga menambahkan syarat pertama diskusi Komisi 3 dan penyelenggara akan di lanjutkan di akhir Juni bila ada pernyataan dari pemerintah Covid-19 sudah aman.
“Karena belum terkendali, Pilkada tetap dilanjut dengan syarat harus memenuhi seluruh protokol kesehatan yang di keluarkan oleh gugus tugas covid 19. Jika tidak melakukan protokol kesehatan jajaran pengawas bisa kena kode etik karna dalam melaksanakan pengawasan tidak memenuhi standar protokol,” lanjut Ramli.
Ramli menambahkan jika Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu harus memastikan segala bentuk ancaman kesehatan yang bisa menimpa setiap petugas.
“Kita tidak boleh menganggap remeh protokol kesehatan ini. Dikantor masing-masing harus ada semua alat protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan, pengecek suhu badan, masker, hand sinitezer,” tambahnya.
Ramli juga mengingatkan betapa pentingnya tahapan coklit guna memastikan pemilih mendapatkan haknya saat Pilkada digelar.
“Proses coklit ini sangat penting karna menyangkut hak pilih orang, jadi proses coklit ini sangat penting untuk diawasi. Menjadi catatan penting, integritas dan citra kita diperlukan dalam tahapan pilkada ini, Kita juga harus meyakinkan publik bahwa keberadaan kita dalam proses pilkada ini penting dalam hal pengawasan dan penindakan,” pungkasnya.
Kontributor : Feisal
Fotografer : Feisal
Editor : Ratna dewi