Persiapan Sidang Perselihan Untuk Mahulu, Totok Hariyono : Optimalkan Data dan Bukti untuk Mahkamah Konstitusiâ€
|
Balikpapan, Bawaslu Kaltim - Dalam rangka menghadapi sidang lanjutan sengketa hasil Pilkada, Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat evaluasi dan koordinasi bersama jajaran Bawaslu Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Senin(23/06/2025).
Anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono mengatakan bahwa tingkat kekhawatiran untuk penanganan kasus di Palopo saat ini mencapai 60%, sedangkan untuk Mahulu meningkat hingga 80%. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar tetap siaga dan tidak mengabaikan setiap laporan yang masuk.
“Kita harus benar-benar mempersiapkan teman-teman di Mahulu agar matang menghadapi sidang lanjutan. Review kembali setiap poin yang dikomentari majelis hakim, termasuk soal ketidakhadiran terlapor dan rincian pelanggaran Paslon 1 dan Paslon 2,” ujar Totok.
Dalam evaluasi tersebut, ia meminta agar mindset seluruh jajaran tetap netral dan hati-hati. Bawaslu harus fokus menyiapkan alat bukti secara komprehensif, sehingga bisa dipertanggungjawabkan di persidangan. Sebagai perbandingan, Totok mencontohkan proses penanganan pelanggaran di Kabupaten Barito Utara sebagai pembelajaran.
Totok juga mengarahkan agar semua alat bukti dihafalkan dan diasumsikan bahwa sidang lanjutan pasti akan dilaksanakan, agar persiapan bisa lebih matang dan maksimal. Ia menekankan bahwa majelis hakim akan lebih percaya terhadap fakta hukum dan pembuktian materiil sesuai syarat ketentuan perundang-undangan.
Di sisi lain, Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur, Danny Bunga, mengingatkan bahwa fokus pembuktian bukan hanya tertuju kepada terlapor semata, tetapi harus memperhatikan kesesuaian alat bukti dan waktu kejadian agar memenuhi syarat materiil.
Dalam persiapan ini, dari Bawaslu Provinsi akan terus memantau dan berkoordinasi secara aktif dengan Mahulu agar pembaruan kasus dilaporkan secara rutin dan berkala. Selain itu, diharapkan dari Bawaslu Provinsi dapat hadir langsung dalam sidang Mahkamah Konstitusi untuk mendampingi dan memperkuat argumen-argumen di persidangan.
Ketua Bawaslu Mahulu Saaludin, juga memastikan pihaknya akan mempersiapkan segalanya sebaik mungkin dan memperkaya kajian-kajian sesuai kebutuhan. Ia juga berpesan agar etika persidangan tetap dijaga dan semua pihak tetap mengedepankan netralitas dan sikap profesional. “Setiap kata dan ekspresi di persidangan harus diperhatikan, jangan sampai merugikan jalannya proses,” tegasnya.
Sebagai langkah pengembangan kapasitas internal, Totok juga meminta CPNS untuk memantau dan mengikuti jalannya sidang secara langsung. Menurutnya, pengalaman ini akan membantu mengasah insting dan kepekaan dalam menangani perkara hukum pemilu yang sifatnya selalu dinamis.
Dengan persiapan matang dan koordinasi yang baik, Bawaslu yakin mampu menghadapi proses persidangan hingga putusan Mahkamah Konstitusi.

Foto : Matangkan Persiapan Jelang Sidang di MK, Totok Hariyono Berikan Arahan
Penulis : Firanty Maulidani
Sumber Foto : Bawaslu Kaltim