Sosialisasi Indeks Kerawanan Pemilu, Galeh Akbar: Jadi Strategi Cegah Pelanggaran Pilkada
|
BAWASLU, KALTIM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim mengikuti Sosialisasi Hasil Survei Nasional Pemutakhiran Pemetaan Kerawanan Pilkada Serentak tahun 2020 yang di lakukan secara Daring via aplikasi zoom meeting, Jum'at (10/07/20).

Sosialisasi yang diadakan oleh Bawaslu Ri diikuti Bawaslu Kaltim dan Bawaslu Kabupaten/Kota se Kalimantan Timur ini membahas hasil sosialisasi dan memetakan hasil kerawanan di daerah Kab/Kota di Kaltim yg melaksanakan Pilkada serentak 2020.
Hasil survei IKP Pilkada serentak 2020 di Kaltim, daerah yang cukup rawan adalah Samarinda dan Kutai Timur.

Diukur dari Indikator yang terdiri dari dimensi sosial politik, dimensi penyelenggaraan pemilu bebas dan adil, dimensi kontestasi, dan dimensi partisipasi.
Dari pertemuan ini, Bawaslu Kaltim mengaku terbantukan untuk menentukan daerah yang termasuk rawan penyelenggaraan Pilkada di Kaltim.
"Hasil ini (IKP) kita jadi mengetahui potensi daerah mana saja yang rawan dalam pilkada 2020. Ini bisa dijadikan strategi pengawasan untuk mencegah pelanggaran dalam Pilkada," ujar Galeh Akbar Tanjung, Komisioner Bawaslu Kaltim yang hadir mengikuti sosialisasi Bawaslu RI.
Penulis : Ratna Dewi