Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kaltim Hadiri FGD Pengelolaan Data IKP di Jakarta

 FGD Pengelolaan Data IKP

Kepala Bagian Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Kaltim, Dedy Wahyudiansyah, bersama peserta dari Bawaslu se-Indonesia dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kompetensi Pengelola Data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di Jakarta.

Jakarta – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Lolly Suhenty, menekankan pentingnya keseragaman pemahaman indikator, metode pengumpulan data, serta integritas dan akurasi data pada hari pertama kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kompetensi pengelola Data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di Jakarta. Kegiatan dimulai pada tanggal 26-28 Oktober 2026. 

Dalam kegiatan tersebut, Lolly menegaskan bahwa pengumpulan data IKP harus dilakukan berdasarkan standar yang sama agar menghasilkan data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman enumerator terhadap indikator yang diukur, termasuk kriteria data yang dapat dihitung serta bukti pendukung yang harus disertakan. Hal ini diperlukan untuk memastikan setiap data yang dikumpulkan sesuai dengan ketentuan dan memiliki dasar yang jelas.

Selain itu, integritas dalam proses pengumpulan data menjadi perhatian penting. Akurasi data yang dihasilkan akan memengaruhi kualitas pemetaan kerawanan pemilu dan menjadi dasar dalam menentukan langkah pencegahan yang tepat.
Lolly menegaskan bahwa kualitas data harus ditempatkan sebagai bagian dari upaya pencegahan. Setiap data yang dihimpun tidak sekadar menjadi angka dalam laporan, tetapi juga merupakan sinyal yang dapat menunjukkan adanya potensi kerawanan yang perlu diantisipasi.

Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur turut hadir dalam kegiatan tersebut melalui Kepala Bagian Pengawasan Pemilu dan Humas, Dedy Wahyudiansyah. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman jajaran pengawas pemilu terhadap standar pengumpulan data dan pemetaan kerawanan sebagai landasan pengawasan dan pencegahan.

Melalui kegiatan FGD IKP ini, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman dalam penerapan indikator dan metode pengumpulan data, sehingga hasil pemetaan kerawanan pemilu dapat digunakan secara optimal untuk mendukung upaya pencegahan yang terukur dan tepat sasaran.
 

Pembukaan FGD IKP

Foto: Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, memberikan sambutan secara daring pada hari pertama FGD IKP, dengan menekankan pentingnya keseragaman pemahaman indikator, metode pengumpulan data, serta integritas dan akurasi data.

Penulis: M. Ikhwan
Sumber Berita dan Foto: Farida Estiningrum

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle