Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kaltim Luncurkan Program Pojok Literasi Jumat BERKAH untuk Perkuat Kapasitas Pengawasan Pemilu

Launching Pojok Literasi Jumat BERKAH

Samarinda – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Timur resmi meluncurkan Program Pojok Literasi Jum’at BERKAH (Bersama Edukasi Rakyat, Kawal Amanah Hajat Demokrasi) secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bagian Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kalimantan Timur, Dedy Wahyudiansyah, dan dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kaltim, Hari Dermanto, Anggota Bawaslu Kaltim Galeh Akbar Tanjung, Kepala Sekretariat Bawaslu Kaltim Nasori, serta jajaran sekretariat Bawaslu Kaltim dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, Dedy Wahyudiansyah menyampaikan bahwa Program Pojok Literasi Jumat BERKAH bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Bawaslu se-Kalimantan Timur dalam memahami pengawasan pemilu dan demokrasi. 

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya literasi politik dan komunikasi politik, mendorong terbentuknya sumber daya manusia yang adaptif, kritis, dan berwawasan luas, serta membangun pemahaman yang komprehensif mengenai pencegahan pelanggaran, pengawasan, penindakan, dan peran kehumasan dalam komunikasi politik dan publik.

Sebagai narasumber utama, Tenaga Ahli Bawaslu RI, Iji Jaelani, memberikan arahan sekaligus apresiasi atas inisiatif Bawaslu Kalimantan Timur dalam menghadirkan ruang literasi yang berorientasi pada penguatan kapasitas seluruh unsur pengawasan pemilu, baik dari kalangan pimpinan maupun jajaran sekretariat.

Menurut Iji Jaelani, penguatan kapasitas merupakan kebutuhan mendasar bagi pengawas pemilu karena tugas pengawasan tidak hanya menuntut pemahaman terhadap regulasi dan aspek teknis kepemiluan, tetapi juga kemampuan membaca dinamika demokrasi serta menegakkan prinsip keadilan pemilu.

Ia menjelaskan bahwa secara konstitusional pemilu harus diselenggarakan berdasarkan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Oleh karena itu, Bawaslu memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh proses pemilu berjalan sesuai dengan ketentuan hukum sekaligus memenuhi nilai-nilai keadilan.

Lebih lanjut, Iji menyoroti pentingnya pemahaman terhadap hubungan antara norma hukum dan keadilan pemilu yang sering kali menjadi tantangan dalam praktik pengawasan. Menurutnya, pengawas pemilu harus mampu menempatkan kedua prinsip tersebut secara seimbang dalam menjalankan tugas pencegahan, pengawasan, penanganan pelanggaran, hingga penyelesaian sengketa proses pemilu.

Selanjutnya, Ketua Bawaslu Kalimantan Timur, Hari Dermanto, secara resmi membuka Program Pojok Literasi Jumat BERKAH sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas dan pengembangan budaya literasi di lingkungan Bawaslu se-Kalimantan Timur.

Melalui Program Pojok Literasi Jumat BERKAH, Bawaslu Kalimantan Timur berharap seluruh jajaran pengawas pemilu di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dapat terus meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan kepemiluan, serta memperkuat kualitas pengawasan dalam menghadapi tahapan Pemilu dan Pemilihan yang akan datang.

Iji Jaelani

Foto: Tenaga Ahli Bawaslu RI, Iji Jaelani, memberikan arahan sekaligus mengapresiasi inisiatif Bawaslu Kalimantan Timur dalam menghadirkan Program Pojok Literasi Jum’at BERKAH sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan wawasan.

Penulis: M. Ikhwan Suwarno

Editor: Andri Wahyudi

Sumber Foto: Screenshot Zoom Meeting

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle