Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kaltim Matangkan Konsolidasi Demokrasi dan Rangkaian Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Konsolidasi Demokrasi

Samarinda – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Timur mematangkan persiapan pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi dengan mengangkat tema “Peran Mahasiswa dalam Merawat Demokrasi Menyongsong Pemilu 2029.” Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur, Senin (10/8/2026).

Konsolidasi Demokrasi tersebut akan dirangkaikan dengan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di lingkungan Bawaslu Kaltim. Pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi dijadwalkan berlangsung setelah rangkaian upacara selesai.

Rapat persiapan dibuka oleh Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu, dan Hukum, Andi Tinah Herlina. Kegiatan dihadiri Anggota Bawaslu Kaltim Daini Rahmat dan Danny Bunga, Kepala Sekretariat Bawaslu Kaltim Nasori, pejabat struktural, serta seluruh staf di lingkungan Bawaslu Kaltim.

Dalam rapat tersebut, jajaran Bawaslu Kaltim membahas berbagai persiapan teknis dan substansi kegiatan, termasuk penguatan materi, konsep pelaksanaan, serta strategi membangun ruang dialog yang melibatkan mahasiswa sebagai salah satu unsur penting dalam kehidupan demokrasi.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kaltim, Nasori, menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi seluruh jajaran dalam mempersiapkan berbagai agenda kelembagaan.

Menurutnya, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan komunikasi dan koordinasi yang baik agar setiap agenda dapat dipersiapkan dan dilaksanakan secara optimal.

“Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Kita membutuhkan kerja sama, komunikasi, dan koordinasi yang baik di antara seluruh jajaran,” ujar Nasori.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kaltim Daini Rahmat menekankan pentingnya proses pembelajaran dalam membangun karakter. Menurutnya, pembelajaran tidak hanya diperoleh melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui pengalaman, interaksi, komunikasi, serta kemampuan menerima dan menyikapi berbagai masukan.

Ia mendorong mahasiswa untuk terbuka terhadap berbagai masukan positif. Hal-hal sederhana yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari, apabila disikapi dengan baik, dapat menjadi pengalaman penting dalam membentuk karakter dan cara pandang.

“Masa mahasiswa bukan hanya tentang belajar di dalam kelas, tetapi juga tentang membangun karakter, memperluas pengalaman, belajar berkomunikasi, bekerja sama, serta mempersiapkan diri untuk kehidupan yang lebih besar di tengah masyarakat,” kata Daini.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Kaltim Danny Bunga menyampaikan bahwa setiap proses yang dijalani merupakan bagian dari pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Menurut Danny, kemampuan berkomunikasi, menerima masukan, bekerja sama, dan menyikapi setiap pengalaman menjadi bagian penting dalam membentuk karakter, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam lingkungan organisasi.

“Apa yang kita lakukan hari ini mungkin terlihat kecil, tetapi dari proses-proses kecil itulah karakter dan pengalaman kita terbentuk. Karena itu, mari kita jalani setiap proses dengan baik, saling memberikan kebaikan, dan terus belajar menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” ujar Danny.

Danny menambahkan, mahasiswa memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi. Selain memperoleh pengetahuan di lingkungan pendidikan, mahasiswa juga perlu membangun pengalaman, kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, serta kepedulian terhadap kehidupan sosial dan demokrasi.

Melalui Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Kaltim mendorong terbentuknya ruang dialog dan kolaborasi bersama mahasiswa. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman dan kepedulian generasi muda terhadap demokrasi sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam mengawal proses demokrasi menuju Pemilu 2029.

Persiapan kegiatan akan terus dimatangkan melalui koordinasi antarpihak dan seluruh jajaran Bawaslu Kaltim. Upaya tersebut dilakukan agar rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Konsolidasi Demokrasi dapat berjalan dengan baik serta memberikan kontribusi positif terhadap penguatan partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kaltim dalam memperkuat kolaborasi, membuka ruang dialog bersama mahasiswa, serta mendorong generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam menjaga dan merawat demokrasi menuju Pemilu 2029.

Anggota Bawaslu dan Kepala Sekretariat

Keterangan Foto: Anggota Bawaslu Kaltim Daini Rahmat dan Danny Bunga bersama Kepala Sekretariat Bawaslu Kaltim Nasori memberikan arahan terkait persiapan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang dirangkaikan dengan kegiatan Konsolidasi Demokrasi.

Penulis: M. Ikhwan Suwarno
Editor: Andri Wahyudi
Sumber Foto: Humas Bawaslu Kaltim

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle