Bawaslu Kaltim Perkuat Sinergi dengan OJK Awasi Potensi Politik Uang di Era Digital
|
Samarinda – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Timur melakukan kunjungan kerja ke Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Rabu (3/6/2026), guna memperkuat sinergi pengawasan terhadap potensi praktik politik uang melalui transaksi digital menjelang pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan mendatang.
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Bawaslu Kalimantan Timur, Hari Dermanto, didampingi Anggota Bawaslu Kalimantan Timur Danny Bunga, Daini Rahmat, dan Galeh Akbar Tanjung. Turut hadir Pejabat Struktural Bawaslu Kaltim, Dedy Wahyudiansyah dan Andi Tinah Herlina, bersama jajaran staf Sekretariat Bawaslu Kalimantan Timur.
Rombongan Bawaslu Kaltim diterima langsung oleh Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Misran Pasaribu, beserta jajaran. Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi dan diskusi terkait pengawasan transaksi keuangan yang berpotensi dimanfaatkan dalam praktik politik uang.
Ketua Bawaslu Kalimantan Timur, Hari Dermanto, menegaskan bahwa kolaborasi dengan OJK menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman mengenai pola aliran dana dalam kontestasi demokrasi, sekaligus memperkuat upaya pengawasan terhadap sumber dan pergerakan dana yang digunakan dalam proses Pemilu dan Pemilihan.
"Pertemuan ini menjadi sarana pembelajaran sekaligus penguatan koordinasi terkait bagaimana aliran sumber dana dalam kontestasi Pemilu dan Pemilihan ke depan dapat lebih terkontrol demi tegaknya keadilan demokrasi," ujar Hari Dermanto.
Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan tugas dan fungsi Bawaslu dalam mengawasi penyelenggaraan Pemilu, khususnya dalam pencegahan dan penindakan praktik politik uang yang semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi digital.
Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya konsultasi dan koordinasi mengenai pola pengawasan transaksi digital yang berpotensi digunakan dalam praktik politik uang, penguatan sinergi kelembagaan untuk menjaga integritas demokrasi, serta mekanisme deteksi dan pencegahan aliran dana mencurigakan pada berbagai platform digital.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan dengan OJK, Bawaslu Kalimantan Timur berharap pengawasan terhadap potensi pelanggaran yang berkaitan dengan transaksi keuangan dapat semakin efektif. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas, transparansi, dan keadilan dalam setiap proses demokrasi di Kalimantan Timur.
Foto: Ketua dan Anggota Bawaslu Kalimantan Timur bersama jajaran OJK Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara saat melaksanakan kunjungan kerja dan koordinasi terkait pengawasan transaksi digital yang berpotensi digunakan dalam praktik politik uang.
Penulis: M. Ikhwan Suwarno
Editor: Andri Wahyudi
Sumber Foto: Humas Bawaslu Kaltim