Berita

Dalam Melayani Media, Berikut Tiga Pesan Muhammad Ramli

Berita

 

Bawaslu Kaltim mengadakan Rapat Koordinasi yang diikuti oleh Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID), Dalam rangka pembekalan terkait pengelompokan Informasi publik yang bertempat di Hotel Mercure Samarinda, Sabtu (03/10/20).

Membuka acara Rakor Peningkatan Kapasitas Pengelola PPID Bawaslu Kabupaten Kota Se-Kalimantan Timur, Anggota Bawaslu Kaltim, Muhammad Ramli menyampaikan Beberapa Pesan.

Pertama, dalam melayani media jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan, sebelum ada data dan fakta yang jelas.

" Dalam menyampaikan ke media, perlu diingat Pengawasan Bawaslu bukan hanya dalam lingkup kecil melainkan dalam lingkup daerah pemilihan. Misalnya Kabupaten Kota atau Provinsi pada pemilihan Gubernur, "jelasnya.

Lanjut, Perlunya di pastikan dalam kejadian. Misalnya, di Kota Samarinda, maka perlu di cari data dan informasi di lingkup Se- Kota Samarinda. Jangan sampai pada hari ini kejadian, besok sudah ada pernyataan, itu terlalu cepat membuat kesimpulan.

Kedua, jangan memakai asumsi, apabila terjadi pelanggaran contohnya dukumen yang tidak memenuhi syarat. Maka perlunya penelusuran terlebih dahulu sebelum memberikan pernyataan.

Ketiga, apabila ada penanganan pelanggaran yang ditanggani maka prosesnya aja yang diceritakan, jangan meberikan kemungkinan kemungkinan.

Selain itu, Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi ini juga mengingatkan agar jangan menghindari pertanyaan media.

" jangan lari dari pertanyaan tapi bagaimana kita memberikan penjelasan yang tidak melanggar etika, "ujarnya.

Menjadi narasumber kegiatan, Tenaga Ahli Kehumasan Bawaslu RI Sulastio menyampaikan terkait Keterbukaan Informasi Publik untuk Penguatan Pengelola Layanan Informasi dan Dokumentasi. Sementara Muhammad Khaidir selaku Ketua KI Kaltim memaparkan mengenai KIP untuk penguatan pengelola layanan informasi publik.

Penulis : Ratna Dewi