Bawaslu Kaltim dan Hanura Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu di Masa Non-Tahapan
|
Samarinda — Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat koordinasi dengan partai politik melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi. Kali ini, kegiatan dilaksanakan bersama jajaran Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kalimantan Timur di Sekretariat DPD Hanura Kaltim, Senin (16/2/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua DPD Hanura Kaltim Warsidik, Ketua Bawaslu Kaltim Hari Dermanto, Anggota Bawaslu Kaltim Danny Bunga, Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa, dan Hukum Andi Tinah Herlina, serta jajaran pengurus partai dan staf Bawaslu.
Dalam sambutannya, Warsidik menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bawaslu Kaltim yang dinilai sebagai langkah strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antara penyelenggara dan peserta pemilu. Ia juga menegaskan komitmen partainya untuk membangun kembali kekuatan organisasi melalui konsolidasi internal, pembenahan struktur, serta peningkatan kerja nyata di tengah masyarakat guna meningkatkan kepercayaan publik.
Sementara itu, Hari Dermanto menegaskan bahwa partai politik merupakan instrumen penting demokrasi karena menjadi sarana penyaluran aspirasi masyarakat. Menurutnya, kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan bersama antara penyelenggara dan peserta pemilu dalam menghadapi agenda politik mendatang. Ia juga mengingatkan bahwa rendahnya kesadaran politik masyarakat dapat berdampak pada melemahnya partisipasi dan pengawasan publik.
“Karena itu, pendidikan politik penting untuk menjaga kualitas demokrasi. Selain itu, sumber daya manusia partai harus memiliki kapasitas dan integritas agar mampu merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” tegas Hari Dermanto.
Anggota Bawaslu Kaltim, Danny Bunga menambahkan bahwa penguatan demokrasi dapat dilakukan melalui peningkatan kepatuhan terhadap regulasi, pendidikan politik, serta komitmen bersama dalam mencegah pelanggaran. Ia menilai pengalaman Pemilu dan Pilkada 2024 menjadi pelajaran penting yang menunjukkan sinergi antara pengawas dan peserta pemilu mampu menjaga stabilitas tahapan sekaligus meningkatkan kualitas partisipasi demokrasi.
Danny juga menekankan pentingnya pembaruan kepengurusan partai secara berjenjang guna memastikan kesiapan administrasi, memperkuat konsolidasi internal, serta mendukung kelancaran menghadapi tahapan pemilu melalui sistem informasi partai politik.
Selain itu, Bawaslu Kaltim memaparkan data senter hasil pengawasan Pemilu 2024 yang memuat rangkuman temuan, upaya pencegahan, serta penanganan pelanggaran. Data tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama untuk meningkatkan kualitas pengawasan pada pemilu berikutnya.
Kegiatan konsolidasi ini menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Bawaslu dan partai politik di luar tahapan pemilu, sebagai upaya memperkuat kesiapan kelembagaan, meningkatkan kepatuhan terhadap aturan, serta menjaga kualitas demokrasi di Kalimantan Timur.
Foto: Suasana diskusi yang santai namun penuh keseriusan antara jajaran Bawaslu Kaltim dan Hanura Kaltim saat kegiatan Konsolidasi Demokrasi di masa non-tahapan pemilu.
Penulis dan Foto: M. Ikhwan Suwarno
Editor: Andri Wahyudi