Pojok Literasi Jumat BERKAH Bahas Potensi Kerawanan Rekapitulasi Suara
|
SAMARINDA — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Timur kembali menggelar Pojok Literasi Jumat BERKAH (Bersama Edukasi Rakyat, Kawal Amanah Hajat Demokrasi) dengan tema Identifikasi Potensi Kerawanan pada Tahapan Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (6/11/2026). Kegiatan ini diikuti jajaran staf Bawaslu Kaltim dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bagian Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Kaltim, Dedy Wahyudiansyah. Pojok Literasi Jumat BERKAH menjadi ruang belajar dan berbagi pengetahuan bagi jajaran pengawas pemilu untuk memperluas wawasan, membangun kesamaan pemahaman, serta meningkatkan kapasitas dalam menghadapi berbagai dinamika kepemiluan.
Pada pertemuan kali ini, pembahasan difokuskan pada identifikasi potensi kerawanan dalam tahapan rekapitulasi hasil perolehan suara. Tahapan ini merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemilu yang membutuhkan ketelitian, kecermatan, dan pengawasan profesional agar seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Staf Bawaslu Kota Samarinda, Wulandari, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pengawasan rekapitulasi hasil Pemilu dan Pemilihan memiliki dasar hukum, objek, jenjang, serta mekanisme yang berbeda. Oleh karena itu, jajaran pengawas perlu memahami ketentuan pada masing-masing penyelenggaraan agar pengawasan dapat dilaksanakan secara tepat sesuai regulasi yang berlaku.
Materi juga mencakup pengawasan rekapitulasi pada setiap tingkatan, mulai dari tempat pemungutan suara (TPS), kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Setiap tingkatan memiliki kewenangan dan tanggung jawab pengawasan masing-masing dengan tetap memperhatikan kesinambungan hasil serta penyelesaian permasalahan yang muncul pada tingkatan sebelumnya.
Selain Wulandari, kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemateri dari Bawaslu Kabupaten/Kota, yakni Hasriani dari Bawaslu Kabupaten Berau, Marlina Rosa Hasibuan dari Bawaslu Kabupaten Mahakam Ulu, Aji Farhanisha Savira Irany dari Bawaslu Kota Bontang, serta Astry Sari dari Bawaslu Kabupaten Paser.
Melalui Pojok Literasi Jumat BERKAH, Bawaslu Kaltim terus mendorong peningkatan kapasitas dan kesamaan pemahaman antarjajaran pengawas pemilu, khususnya dalam mengidentifikasi potensi kerawanan serta memperkuat kesiapan pengawasan pada setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.
Penulis: M. Ikhwan
Editor: Andri Wahyudi
Sumber Foto: Screenshot Zoom Meeting