Lompat ke isi utama

Berita

FH Unmul Terhenti di 16 Besar Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu

Debat

Jakarta — Langkah Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (FH Unmul) dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu ke-VI Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2026 harus terhenti di babak 16 besar.

Pertandingan babak 16 besar yang berlangsung pada Rabu, (23/9/2026) mempertemukan FH Unmul dengan Fakultas Hukum Universitas Andalas. Pertandingan berlangsung sengit dengan perolehan skor yang terpaut tipis. Hasil tersebut membuat FH Unmul belum dapat melanjutkan perjuangan ke babak 8 besar.

Sebelumnya, FH Unmul berhasil menunjukkan performa positif pada fase grup. FH Unmul menjadi juara Group A setelah bersaing dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan IISB Andi Sapada. Hasil tersebut mengantarkan FH Unmul melaju ke babak 16 besar.

Perjalanan FH Unmul dalam kompetisi ini juga menjadi catatan tersendiri karena tim tersebut merupakan satu-satunya perwakilan Provinsi Kalimantan Timur yang berhasil mengikuti rangkaian kompetisi mulai dari tahap eliminasi, regional, hingga tingkat nasional.

Dalam mengikuti perjuangan FH Unmul di tingkat nasional, tim turut didampingi oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur, Nasori.

Nasori menyampaikan apresiasi atas perjuangan yang telah ditunjukkan FH Unmul selama mengikuti seluruh rangkaian kompetisi.

“Terima kasih dan apresiasi kepada FH Unmul yang telah berjuang membawa nama Kalimantan Timur hingga tingkat nasional. Hasil hari ini bukan akhir dari perjuangan, tetapi menjadi pengalaman berharga untuk terus belajar, berkembang, dan semakin kuat dalam memahami penegakan hukum Pemilu,” ujar Nasori.

Ia juga menyampaikan bahwa keikutsertaan FH Unmul dalam kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, argumentasi, serta pemahaman mengenai penegakan hukum Pemilu.

Meskipun langkah FH Unmul harus terhenti di babak 16 besar, perjalanan sejak tahap eliminasi hingga tingkat nasional menjadi bagian penting dari proses yang telah dilalui.

Langkah boleh terhenti, tetapi pengalaman, keberanian berdebat, dan semangat untuk memahami serta menegakkan hukum Pemilu akan terus menjadi bekal bagi generasi muda dalam mengawal demokrasi.

Bawaslu Kaltim menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada FH Unmul yang telah berjuang serta membawa nama Kalimantan Timur dalam kompetisi debat penegakan hukum Pemilu di tingkat nasional.

WhatsApp Image 2026-09-23 at 15.12.42.jpeg

Foto : Nasori bersama mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mulawarman

Penulis: Firanty Maulidani
Editor: Andri Wahyudi
Sumber Foto: Humas Bawaslu Kaltim

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle